
1. Tujuan
Instruksi kerja ini bertujuan untuk memberikan panduan penggunaan Drying Oven Binder ED-53 secara benar, aman, dan efektif sehingga proses pengeringan, pemanasan, sterilisasi, maupun pengujian material dapat berjalan dengan hasil yang akurat dan konsisten.
2. Ruang Lingkup
Instruksi kerja ini berlaku bagi seluruh personel laboratorium yang menggunakan Drying Oven Binder ED-53 untuk kegiatan:
- Pengeringan sampel
- Pemanasan bahan
- Sterilisasi alat berbahan logam
- Pengujian kadar air
- Penyimpanan sampel pada suhu tinggi yang terkontrol
Oven Binder ED-53 menggunakan sirkulasi udara alami (natural convection) dengan rentang suhu kerja sekitar 5°C di atas suhu lingkungan hingga 300°C dan memiliki kapasitas ruang sekitar 53 liter.
3. Spesifikasi Singkat Alat
Nama Alat : Drying Oven
Merek : Binder
Model : ED-53
Kapasitas : ±53 Liter
Rentang Suhu : Ambient +5°C hingga 300°C
Kontrol Suhu : Digital
Metode Pemanasan : Natural Convection (Sirkulasi Udara Alami)
Timer : Digital
Safety System : Over Temperature Protection sesuai standar DIN 12880 Class 2.
4. Perlengkapan Keselamatan
Sebelum menggunakan oven, pastikan menggunakan:
- Jas laboratorium
- Sarung tangan tahan panas
- Kacamata keselamatan
- Sepatu keselamatan tertutup
Jangan menyentuh bagian dalam oven ketika masih panas.
5. Pemeriksaan Sebelum Penggunaan
Sebelum menghidupkan alat, lakukan pemeriksaan berikut:
✓ Pastikan oven berada pada permukaan yang datar.
✓ Pastikan kabel listrik dalam kondisi baik.
✓ Pastikan stop kontak memiliki grounding.
✓ Pastikan ruang oven bersih dari sisa sampel sebelumnya.
✓ Pastikan rak oven terpasang dengan benar.
✓ Pastikan ventilasi udara oven tidak tertutup.
✓ Pastikan pintu oven dapat menutup rapat.
6. Prosedur Pengoperasian
A. Menyalakan Alat
- Hubungkan kabel listrik ke sumber listrik.
- Tekan tombol Power ON.
- Layar digital akan menyala.
- Tunggu proses inisialisasi selesai.
B. Mengatur Suhu
- Tekan tombol Temperature.
- Atur suhu sesuai metode pengujian.
- Konfirmasi pengaturan.
- Tunggu hingga oven mencapai suhu yang ditentukan.
Disarankan menunggu beberapa menit setelah suhu target tercapai agar kondisi ruang oven benar-benar stabil sebelum sampel dimasukkan. Hal ini membantu memperoleh hasil yang lebih konsisten.
C. Memasukkan Sampel
- Gunakan sarung tangan tahan panas bila oven sudah panas.
- Buka pintu oven secara perlahan.
- Letakkan sampel pada rak.
- Berikan jarak antar sampel agar sirkulasi udara tetap optimal.
- Jangan menutupi ventilasi udara di dalam oven.
- Tutup pintu oven hingga rapat.
D. Menjalankan Proses
- Atur timer bila diperlukan.
- Biarkan oven bekerja hingga waktu selesai.
- Jangan sering membuka pintu oven karena dapat menyebabkan suhu turun dan memperpanjang waktu pemulihan suhu.
E. Mengeluarkan Sampel
- Setelah proses selesai, buka pintu perlahan.
- Gunakan sarung tangan tahan panas.
- Ambil sampel dengan hati-hati.
- Letakkan sampel pada tempat yang tahan panas.
- Tutup kembali pintu oven.
7. Mematikan Alat
- Pastikan seluruh sampel telah dikeluarkan.
- Atur suhu kembali ke posisi minimum bila diperlukan.
- Tekan tombol Power OFF.
- Cabut kabel listrik apabila alat tidak digunakan dalam waktu lama.
- Biarkan oven dingin secara alami sebelum dibersihkan.
8. Pembersihan Alat
Pembersihan dilakukan setelah oven dingin.
Langkah-langkah:
- Lepaskan rak apabila diperlukan.
- Bersihkan bagian dalam menggunakan kain lembut.
- Gunakan air atau deterjen ringan bila diperlukan.
- Hindari penggunaan bahan abrasif.
- Jangan menyiram bagian elektronik dengan air.
- Pastikan ruang oven benar-benar kering sebelum digunakan kembali.
9. Hal-Hal yang Tidak Boleh Dilakukan
- Jangan memasukkan bahan mudah terbakar.
- Jangan menggunakan oven untuk pelarut yang mudah menguap tanpa prosedur yang sesuai.
- Jangan menghalangi ventilasi udara.
- Jangan melebihi kapasitas beban rak.
- Jangan membuka pintu terlalu lama saat proses berlangsung.
- Jangan mengoperasikan oven apabila kabel listrik rusak.
- Jangan menyentuh elemen pemanas secara langsung.
10. Perawatan Berkala
Perawatan yang dianjurkan meliputi:
- Membersihkan ruang oven setiap selesai digunakan.
- Memeriksa kondisi pintu dan seal.
- Memastikan sensor suhu berfungsi dengan baik.
- Melakukan kalibrasi suhu secara berkala sesuai prosedur laboratorium.
- Memeriksa kabel listrik dan sistem kontrol.
- Menjaga ventilasi udara tetap bersih.
11. Penanganan Gangguan
| Permasalahan | Kemungkinan Penyebab | Tindakan |
|---|---|---|
| Oven tidak menyala | Tidak ada suplai listrik | Periksa kabel dan stop kontak |
| Suhu tidak naik | Pengaturan suhu salah atau elemen pemanas bermasalah | Periksa pengaturan dan hubungi teknisi bila perlu |
| Suhu tidak stabil | Pintu sering dibuka atau ventilasi terhalang | Tutup pintu dengan rapat dan pastikan ventilasi tidak tertutup |
| Alarm suhu aktif | Terjadi suhu berlebih (over-temperature) | Hentikan penggunaan, biarkan oven mendingin, dan periksa pengaturan suhu serta sistem keselamatan |
12. Keselamatan Kerja
Selalu gunakan alat pelindung diri (APD) selama pengoperasian. Hindari kontak langsung dengan permukaan oven yang panas. Pastikan area sekitar oven bebas dari bahan mudah terbakar dan memiliki ventilasi yang baik. Apabila terjadi bau terbakar, asap, atau gangguan kelistrikan, segera matikan alat dan laporkan kepada penanggung jawab laboratorium.
13. Penutup
Pengoperasian Drying Oven Binder ED-53 sesuai instruksi kerja ini akan membantu menjaga keselamatan pengguna sekaligus memastikan proses pengeringan dan pemanasan berlangsung secara optimal. Dengan mematuhi prosedur penggunaan, perawatan rutin, serta pemeriksaan berkala, oven dapat mempertahankan kinerja yang stabil, menghasilkan data pengujian yang akurat, dan memiliki umur pakai yang lebih panjang.
PT. Anugrah Niaga Mandiri siap menjadi partner terpercaya untuk solusi alat laboratorium berkualitas.
| Our Office : | Jl. Radin Inten II No. 61A Duren Sawit |
| Phone : | 0816-1740-8900, (021) 8690-6782, (021) 8690-6783 |
| Fax : | (021) 8690 6781 |
| E-mail : | sales@anm.co.id – anugrah.niaga.mandiri@gmail.com |
| Website : | http://www.anm.co.id |
